13 Februari 2021 - 10:30
Ansarullah: Statemen Menlu AS, Indikasi Kesalahan Trump

Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman menilai statemen menlu Amerika Serikat membawa pesan bagi rival dan musuh gerakan ini di kawasan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Ali al-Houthi Jumat (12/2/2021) di akun Twitternya menulis, statemen Antony Blinken sebuah penekakan bahwa pencantuman nama Ansarullah di list kelompok teroris oleh mantan pemerintah AS sebuah langkah keliru dan pembenaran bahwa musuh dan rival memberi kesaksian akan hak legal Ansarullah membela tanah air dan kedaulatan negara.

Ia menjelaskan, Ansarullah memandang positif keputusan terbaru Amerika di masalah ini, karena dampak dari keputusan sebelumnya mengarah kepada rakyat Yaman dan Ansarullah menunggu keputusan baru untuk menghentikan perilaku buas AS di negara ini.

Kemenlu AS jumat malam secara resmi menyatakan, keputusan pemerintah Joe Biden membatalkan keputusan pemerintah sebelumnya yang mencantumkan Ansarullah di list kelompok teroris akan diberlakukan mulai hari Selasa.

Antony Blinken mengatakan, nama Ansarullah akan dihapus dari list organisasi kelompok teroris asing. Ia kembali mengklaim bahwa langkah Amerika ini dilakukan demi aksi kemanusiaan.

Mantan pemerintah Amerika pimpinan Donald Trump di hari-hari terakhir pemerintahannya, atas permintaan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, dua negara agresor ke Yaman, mencantumkan sejumlah pemimpin Ansarullah di list teroris. (MF)

342/